RSS

Memilih Pemimpin 2009

20 Mar

imagesPemimpin merupakan nakoda negara ini, maka pilihlah pemimpin yang sesuai dengan jabatan ini.

Pilihlah pemimpin yang melakukan sesuatu untuk bangsa ini bukan karena mengharapkan sanjungan dari masyarakat agar dipilih pada pemilu 2009 tapi pilihlah pemimpin yang bekerja hanya ingin mendapatkan ridha Allah yang maha esa.

Pilihlah pemimpin yang tidak menyebut-nyebut kabaikannya atau kontribusinya dalam negara ini agar bisa dipilih pada pemilu 2009.

Pilihlah pemimpin yang apabila dia diberi amanat untuk memimpin negara ini, dia mengucapkan innalillahi wainna ilaihirojiun bukan berpesata pora dengan teman-temannya, karena menganggap ini semua adalah amanat yang harus dipertanggung jawabkan nanti di hadapan Allah swt.

Pilihlah pemimpin yang adil sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat adil di mata Allah berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya, berada di sebelah kanan Ar-Rahman Azza wa Jalla. Yaitu mereka yang berbuat adil ketika menetapkan putusan hukum, dan adil terhadap pengikut dan rakyanya.” (HR. Muslim)

Pilihlah pemimpin yang amanah karena jika tidak amanah maka hancurlah negara ini sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Bila amanah disia-siakan, maka tunggulah kehancurannya. Dikatakan, bagaimana bentuk penyia-nyiaannya?. Beliau bersabda, “Bila persoalan diserahkan kepada orang yang tidak berkompeten, maka tunggulah kehancurannya”. (Bukhari dan Muslim).

Pilihlah pemimpin yang taat kepada perintah Allah swt serta menjauhi segala larangan-Nya. Sebagaimana firman-Nya: “Janganlah orang-orang beriman mengambil orang-orang kafir sebagai wali (pemimpin, teman dekat, pelindung) dengan meninggalkan orang-orang beriman. Barang siapa berbuat demikian niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka”. (QS. Ali Imron: 28).

Saudaraku sekalian marilah kita renungkan perkataan para ulama’ kita berikut:

Ibnu Taimiyah mengatakan, ”Penunjukkan seseorang sebagai pemimpin merupakan salah satu tugas agama yang paling besar. Bahkan agama tidak akan tegak, begitu juga dunia tidak akan baik tanpa keberadaan pemimpin. Kemaslahatan umat manusia tidak akan terwujud kecuali dengan menata kehidupan sosial, karena sebagian mereka memerlukan sebagian yang lain. Dalam konteks ini, kehidupan sosial tidak akan berjalan dengan baik dan teratur tanpa keberadaan seorang pemimpin”.

Imam Ghazali menegaskan, “Dunia adalah ladang akhirat. Agama tidak akan sempurna kecuali dengan dunia. Kekuasaan dan agama adalah kembaran. Agama adalah tiang sedangkan penguasa adalah penjaganya. Bangunan tanpa tiang akan roboh dan apa yang tidak dijaga akan hilang. Keteraturan dan kedisiplinan tidak akan terwujud kecuali dengan keberadaan penguasa”.

Untuk para calon pemimpin ingatlah :

Sabda Rasulullah saw.: “Siapa saja yang dianugerahkan Allah sebagai pemimpin, tetapi dia tidak berbuat sesuatu untuk kebaikan rakyatnya, malahan sebaliknya menipu dan menzalimi rakyatnya, Allah mengharamkan surga untuknya.” (H.R. Bukhari)

“Asyaddunnaasi ‘azaban yaumul qiyamati imamun jair–orang yang paling sakit siksaan di hari kiamat adalah pemimpin yang zalim/curang.” (H.R. Thabrani dari Abdullah bin Mas’ud)

Seboga bermanfaat. amin amin ya robbal alamin.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20/03/2009 in Catatan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: